Love Story à Cody is my Mine
Author By à @Cutnazaraph
Cut nazara Putri hanif
Cody Is My Mine
Ku kayuh terus
sepeda kumbangku, menuju Sekolah ku. Di setengah perjalanan Sepeda ku tiba-tiba
terasa berat “Oh Shit!!! Bocorr” Gumamku. “Aduuhh aku harus Gimana nih? Sekolah
sebentar lagi akan Bell namun aku masih di jalan seperti ini, setelah sekitar
beberapa menit aku berfikir akhirnya aku memutuskan untuk menitipkan sepeda ku
ke bengkel setempat dan aku pun menggunakan angkotan umum untuk sampai
kesekolah. Sesampainya di sekolah pintu gerbang telah di Tutup dan bagi siswa
yang terlambat masuk pada jam Ke dua pelajaran “Pak.. buka pakk aku kan hanya
telat 3 menit!!!” kata ku memohon “Maaf gak bisa nakk!!!” kata pak satpam. Gak
lama aku menunggu, sebuah mobil yang di kendarai oleh siswa beralalu lalang
didepanku dan masuk ke gerbang sekolah, melihat hal tersebut aku sedikit heran
dan bingung mengapa dia bisa masuk? Siapa dia? Berjuta kata Tanya berada di
benakku. Saat aku sedang tampak melongo seorang laki-laki tampan menegurku,
“tampak bingung dengan anak itu?” kata dia “Ya sedikit sih…” “anak baru ya?”
seorang wanita menanyakan nya padaku “eh iyaa. Aku anak kelas XI-2. Namaku
Shania Edward Styles.” Kataku sambil menjabat tangan pada mereka “Ehh aku
Justin bieber... anak XI-1.” Kata seorang lelaki yang menegurku tadi “Heii aku
Katy Perry, anak XI-5…” kata si wanita tadi “Hai juga, wait!! Itu siapa sih?
Mengapa dia masuk tanpa ada komentar dari satpam?” kataku bingung “dia adalah
anak ketua yayasan sekolah Kita anak dari Mr. James Simpson dia namanya Cody
simpson, dia teman sekelas mu Kok…” kata Justin padaku “dia pendiem, ganteng
sih katanya cukup pinter… Cuma pendiemnya itu loh. Dia suka bangett baca buku…”
kata Katy “bagaimana kamu bisa tahu sebanyak itu?” kata justin “Ya emm aku emm…
pernah deket sama temennya jadi tahu..” kata Katy “Oooh gitu ya, wah… makasih
loh Just,Kat aku udah dapet info dari kalian nih jadinya heheh…” kata Ku pada
mereka “ya sama-sama…” jawab mereka hampir serempak “heii.. yang terlambat tulis
namanya dan masuk kekelas sekarang ya, kalo kalian besok telat lagi orang tua
kalian akan di panggil kesekolah…” kata satpam “Okesipp pakk…” kata seorang
anak. Kami pun masuk kedalam kelas masing-masing, benar saja Dia sekelas
denganku. Kebetulan pada jam kedua adalah matpel wali kelas ku Prof.Dr.Sinto
Aguero seorang ahli pakar kesejarahan yang merupakan seorang Guru di Sekolah
Menengah Kejuruan dan Dosen di USA (Amerika Serikat) “Morning Prof…” kata ku
pada Prof “Heii you, can u Introducing your self now?” kata prof “Yes I can it”
kata ku “Hello my name is Shania Edward Styles, you can call me Shania. Im from
USA and I move From someplace school in USA. My father is Harry Edward Styles
He is a Actor,singer and Bussiness man, My Mom is Shidelia James Oarta he is a
Model and Dentist. I live at Rose’s Apartment. Im only kid.” Kataku dan Prof
pun mempersilahkan ku Duduk “Ohhh Shitt… aku duduk dengannya Dengan Cody..”
Gumamku aku pun berjalan perlahan menuju nya dan dengan nada santai aku pun
memperkenalkan diriku padanya “Hello Im Shania..” kataku menjulurkan tangan “Im
Cody…” katanya menjabat tanganku, Benar kata Katy. Cody sangat lah pandai, ku
melihat di Bukunya tak ada 1pun nilai C semuanya B dan A entahh manusia apa ia,
sampai tak pernah aku lihat ia mendapat nilai buruk. Saat istirahat aku pun
hendak menuju Kantin “Where are you go?” kata ku pada Cody “I want to Go a
Library, are u join with me?” kata cody “Hmm I think Not because Im hungry, can
u ordered me to There?” kataku padanya “Hmm ok, lets Go..” kata cody, di
perjalanan aku di pandang sinis oleh semua orang. Ya memang saat itu Cody
menggandeng tanganku, tapi bukankah itu hal yang biasa? Entah semua terlihat
aneh memandang ku, “Cody kamu mau makan?” Tanya ku “No!! kau saja…” katanya
menjawab dengan santai aku pun memakan makanan kesukaan ku yaitu Bubur nasi, ya
tak banyak karena aku ingin Mengantar Cody untuk baca buku di Perpustakaan.
Setelah makan aku dan Cody pun pergi Ke Perpustakaan, dia sangat suka membaca.
Saat Di perpus, yang ia baca bukan lah buku biasa. Ya semacam buku tentang ilmu
sifat gitu deh, entah lah apa namanya. Dia tampak serius sekali sampai aku
penasaram oleh nya “Cody, apa yang kau baca?” tanyaku “Ini? Buku tentang Sifat
seseorang…” katanya, aku pun hanya diam padanya entah ia sangat tertutup
sekali. Bell masuk berdering aku dan Cody pun berjalan menuju kelas dengan buku
misteri di tangan kanan Cody. >SKIP< saat istirahat kedua Cody tidak
memilih untuk keluar kelas ia hanya membaca buku yang ia pinjam tadi aku pun
keluar menuju kelas Katy dan Kebetulan disana ada Justin “Justt…” panggil ku
pada Justin “hei… kau!!” kata Justin “Aku ingin menanyakan sesuatu padamu…”
kataku “Apa?” Tanya justin “AKu heran deh, kenapa anak sekolah ini melihatku
berjalan dengan Cody mereka melongo?” Tanya ku “HAHAHA jelas saja Cody kan
cowok terjutek di sekolah ini, dia sangat marah apabila ada wanita yang
mengganggu nya…” kata justin “Ahh… iya baikk padaku baikk sekali…” kataku
“Terserah kamu lah!! Aku ke kantin dulu ya mau ikut?” Tanya Justin “engga deh…”
aku berbalik menuju kelas ku lagi, di kelas kosong hanya ada aku dan cody
“cody…” panggilku “apa?” tanyanya “Aku boleh bertanya sesuatu?” Tanya ku “apa?”
Tanya nya “Huu… apa terus nih jawabnya ><” kata ku dengan nada kesal
“yasudah apa yang kau ingin tanyakan?” Tanya nya pada ku “Gini,,, menurut
survey aku Tanya ke beberapa siswa sini katanya kau jutek ya pada wanita ?
kenapa?” Tanya ku “Bukan apa-apa dan gak kenapa-kenapa kok…” katanya “Ooohh…
lantas kenapa kau baik denganku?” Tanya ku seakan pertanyaan itu menyentuh hati
Cody, Cody pun menatap ku tajam dan menutup buku yang ia baca “Karena… karena
kau berbeda…” katanya padaku, aku pun sedikit canggung karena dilihat seperti
itu, aneh mengapa ia bilang aku berbeda aku sama seperti yang lainnya, aku
Shania aku manusia. “Berbeda gimana maksudmu?” Tanya ku lugu “kelak kau akan
tahu Shania…” katanya sambil membuka buku lalu membacanya kembali. “Huu cody
gak seruu ahh…” kataku dengan nada kesal, dia pun tersenyum lebar. Awaw… aku
menatapnya dan jantungku berdebar, manis sekali senyumnya seakan dia dia, dia
manissssss sekali. Ku sudahi tatapanku, ya ampun baru saja hari pertama aku
sekolah tetapi aku sudah memiliki rasa suka pada Cody ya ampuuun :D. bell masuk
pun berdering semua anak berlarian masuk ke kelas masing-masing,
>SKIP< Jam pelajaran terakhir pun
selesai semua anak keluar berlarian untuk pulang tak beda denganku aku pun
bersiap membereskan buku-buku ku yang berantakan diatas meja, tak lama aku
membereskan nya justin pun memanggilku dari luar “Heii Shania , mau pulang
bareng gak? Aku bawa Motor… Katy pulang sama pacarnya…” katanya, aku pun
mendekatinya dan bilang “Oke deh tapi aku numpang sampe bengkel sepeda ku aja
ya sepedaku lagi di servis…” kataku padanya “Oke…”. Aku dan justin pun berjalan
menuju parkiran tempat justin memarkir motornya, lalu justin mengantarku sampai
ke Bengkel tempat sepedaku di perbaiki “Thanks just… C.U laterss..” kataku pada
Justin saat kami sudah tiba di Bengkel “Yeahh… Urwell C.U too…” kata Just
sambil meninggalkan aku yang berada di bengkel “Pardon me! Emmm My bycycle?”
Tanya ku pada seorang lelaki tua “There is…” katanya “Berapa, pak?” sambungku
“U$ 5..” katanya Aku pun membayar dan langsung menunggang spedaku lagi.
>SKIP< sesampainya dirumah sangatlah lelah, wehh ada mobil warna merah.
Mobil siapa ya? Gumamku “Mom…” sapaku pada Mom yang berada di Ruang tamu,
“Daddy….” Kataku kaget melihat Daddy ku Harry styles berada di atas sofa
panjang Mom, sambil ku peluk erat tubuhnya “Wehhh anak Daddy sudah sebesar
ini…” kata daddy menggoda ku “ihh Daddy.. daddy aja yang gak pernah tau dan
Liat Shania sama Mom…” kata ku pada Dady “yahh kan daddy kerja cari uang buat
Shania…” kata daddy “iyadehh tetapi kan daddy gak pernah nelpon Nia…” kata ku
gerutu “uuuu anak daddy baru pulang malah malah… udah mandi sana udah bau acemm
ginih…” kata daddy, aku pun menggerutu dan berjalan ke kamar dan mandi. Selesai
mandi aku, mom dan Dady pun berbincang berbagi cerita masing-masing, terkadang
aku rindu saat-saat ini karena jarang sekali Daddy, Mom dan Aku berkumpul
terkadang diantara kami ada saja gangguan atau kendala kalau ingin berkumpul
gini. “Bagaimana sekolahmu?” Tanya Mom padaku “Iya mom, sekolahnya enak anaknya
baik-baik kok…” kataku “baguslah kalo kamu senang, bagaimana teman sebangkumu?”
Tanya mom “aku duduk dengan lelaki yang sangat pintar dan Genius, dia keturunan
Mr.Simpson, tampan dan baikkk sekali….” Kisahku “Wehhh anak Dad lagi Fall in
love…” kata Dad meledekku “ihh boong mom, orang dia Cuma baik kok. Aku kan Cuma
bilang kenyataan,Dad…” gerutuku “Iya juga gapapa… kamu kan sudah besar,..” kata Mom “Tau nihhh masa
Jomblo teruss siiih…” kata Daddy meledek “Awasss ya Dad… kalo aku udah punya
pacar aku bakalan kasih unjuk ke Daddy, awass yaa awass aja kataku…” gerutuku
“Hahah iya Dad sama mom pasti tunggu, awas juga ya kalo pacarnya anak Dad ini
gaada…” ledek dad, aku pun mencubiti perut dad dan mom. Selesai makan malam Dad
pun pergi lagi, dia harus ke British karena esok hari ada Kerjaan dadakan. Ya
AMpun kasian dad baru saja pulang menemui ku dan mom, dia harus pergi lagi
“Dad… janji ya dad bakalan pulang lagi kesini…” kataku manja pada Dad “Iya…
udah ya Dad mau pergi bye…” kata Dad. >SKIP< Pagi ini, aku bangun lebih
pagi dan terlalu pagi. Aku pun lekas mandi dan berpakaian rapih, membuat
sarapan untuk aku dan Mom. Dan bersiap menyiapkan sepeda kumbangku. “ehh… mom,
udah mandi Mom?” Tanya ku “Udah… ehh kamu jangan pakai sepeda lagi ya, kamu
sekarang mom antar aja kalau mom gak antar kamu, kamu naik motor matic mom aja
oke?” kata mom “oooh iya-iya…” kata ku sambil mengambil sebilah roti dengan
selai strawberry diatasnya. Selesai makan pagi, kami pun berangkat menuju
sekolah. >SKIP< “Mom… aku masuk dulu ya bye mom…” kataku pada Mom dan
mencium pipi mom. “Iya hati-hati ya sayang, eh nanti kalo udah mau pulang
hubungi mom ya..” pesan mom “iya mom…” kataku dan aku pun membuka pintu mobil
dan lekas masuk menuju gerbang sekolah. Di kelas sudah ada cody datang, “Pagi
codyy…” kataku pada Cody “Morning,…” kata Cody singkat. “Belajar Dy?” ledekku “Ya gitulah, nanti ada
Ujian IPA… kau sudah belajar?” Tanya nya “udah doong, tapy Dy aku kurang
mengerti sama yang ini nih, maksudnya apa sih?” kataku sambil menunjuk kesuatu
rumus Di Buku Cetak “hehe… ini? Mudah saja ini adalah rumus daripada ini yang
merupakan inti dari atom ini dan ini…”kata nya “Oooh gitu… makasih Dy.” Kata ku padany “Iya…” jawab nya. Semakin hari
aku dan Cody semakin dekat, kini dia sering kali tertawa dan tersenyum ketika
aku berbuat yang menurutnya lucu sampai suatu ketika aku dipanggil oleh Ketua
yayasan yang tak lain adalah Mr.James Simpson orangtua cody, dia bercerita
banyak tentang cody yang hyper dalam belajar. Jadi Cody adalah korban broken
home, dulunya dia adalah seorang model dan penyanyi terkenal di British tetapi
karena ibunya yang menikah dan tergila dengan laki-laki lain dan sering
bertengkar dengan ayahnya membuat cody stress bahkan cody pernah di vonis
terjangkit penyakit sakit jiwa. Namun, hal itu tak di hiraukan ayahnya ia tetap
merawat dan menjaga cody. Ayahnya pun bilang, ke stressan Cody juga berawal
Dari penghianatan kekasihnya yang sangat ia cintai. Malangnya nasib Cody,jelas
ia stress wong dia selalu sendiri. Ayahnya mengucapkan terimakasih karena sifat
Cody sudah kembali dan dia menjadi normal kembali. “terimakasih nakk…
terimakasih karena kamu anakku kembali normal…” katanya “Iya Pakk… sama-sama…”
kata ku.
Kedekatan ku
pada cody menyebabkan aku memiliki rasa yang sangat besar pada Cody, entah aku
sayang padanya. Rasanya aku tak ingin ia pergi dari ku, Cody ya Dia orang yang
sangat unik bagiku, langka bagiku menemukan orang seperti dia. Entah apa yang
ia rasakan sama pula sepertiku atau dia tak merasakan apapun entahlah. Pernah
suatu saat aku keceplosan berkata pada cody “Cody, kamu itu tampan, baik dan
pandai..? kenapa tak ada satu orang pun yang kau jadikan kekasih?” melihat aku
berbicara tersebut, Cody senyum padaku.
Besok adalah
hari Valentine, aku tak merayakannya paling dirumah pasti ada Daddy dan Mommy.
*Keesokannya* “Pagi Shania…” cody menyapaku “eii.. tumben nyapa biasanya aku
yang lebih dulu nyapa!!” kataku “Hehehe tak boleh? Yasudah… eh happy
valentine’s day yaa” katanya “Hahah boleh aja sih… hahaha iya makasih yaa…”
kataku padanya “ada acara gak male mini?” Tanya nya “ada soalnya di rumah ada
Daddy yang baru datang dari British…” kataku “Ooohh… yahh yasudah deh lain kali
aja,,,” katanya “kenapa?” Tanya ku “Gak aku ingin mengajak kamu bertemu dengan
Mama Papa ku…” kata Cody, sejenak aku melongo “ada apa? Tumben kau mengajakku
ke orangtuamu?” kataku, Cody menarik tanganku untuk keluar kelas dan menuju
taman sekolah dan duduk di sebuah bangku “Cody,… ada apa?” Tanya ku “Begini…
aku sering menatapmu tajam sehingga kau sering tertawa tergelak-gelak,aku
sering bilang kalo kamu adalah wanita yang beda, selain itu kamu adalah seorang
wanita yang membuat aku berubah, mungkin ayahku yang cerita padamu dan dia
mengatakan banyak tentangku… kau kau wanita yang membuat aku kembali sakit jiwa
tetapi sekarang karena rasa cintaku…” katanya, aku membisu dan tak dapat
berbicara apa-apa aku geger dengannya aku tak percaya cody akan
mengungkapkannya sekarang, sekarang Di hari Valentine… “Cody… aku aku luluh
oleh mu aku aku sayang padamu namun aku takut kau tak menyayangiku…” kata ku
Cody tersenyum padaku ia berkata “Aku menyayangimu juga Shania, Shania mau kah
kamu menjadi pacarku?” katanya “aaku… aku gak… gakk gak mau nolakk… HAHAHA….”
Kataku Cody pun memelukku erat di dekat bangku kami berpelukkan sangat erat
sampai Bell masuk. Dikelas aku tersenyum terus karena dia terus saja mengatakan
aku cantik aku manis, cewek mana yang gak luluh duduk dengan kekasih yang
setiap hari di pandangi dan dilihatttt terus deg-degan iya. “Codyyy sudahlahhh
karena kau aku gak konsen nih…” kataku pada Cody yang melihat kuterus “tak apa
bagus bukan?” katanya meledek. Istirahat kami selalu bersama ,bahkan ketika ia
pulang dia mengajakku di mobilnya dia ingin mengunjungi rumah ku dan menemui
Mom dan Dad. “Kau yakin ingin bertemu dengan orangtuaku?” Kataku “aku yakin…
sangatt yakin, karena aku serius padamu.” Kata cody “Oke…” Kataku. Kami pun
lekas menuju rumah ku, sesampainya di rumah aku masuk menuntun tangan cody
“Mom…” sapaku tak lama mom keluar dan aku mencium tangan pada Mom begitupun
Cody “emmm,… kamu pasti temannya Shania ya?” Tanya Mom “Iya tante, saya Cody…”
kata cody “Weehh ini toh Cody, yasudah ayo masuk Nia kamu mandi dulu ya!!” kata
mom “Dad mana mom?” Tanya ku “Dad ada…” kata mom “Mom Cody kesini bukan mau
pergi sama aku, tapi dia mau kenalan sama Mom sama Daddy…” kata ku “Oooh yaudah
kamu mandi biar dia berbicara sama mom sama Dad ya…” aku pun mengangguk saat
mom bilang seperti itu, tampak sekali terdengar Cody dan Dad sangat akrab
karena saat aku selesai mandi mereka sedang tertawa-tawa riang sekali. “eh,…
ketawain apa nih?” Tanya ku saat aku selesai mandi “ehhh dateng orangnya…” kata
dad “Iih dad…” kataku menggerutu “Dad… benarkan apa yang ku bawa? Dia… Cody ini
kekasihku Dad…” kataku pamor “Oh ya? Benarkah?” Tanya Dad “Iya om… aku dan Nia
udah berkekasih…” kata Cody dengan sopan “wahh… kalo begitu kenapa nanti malam
kita gak makan malam aja? Kita undang keluarga Cody atau sebaliknya mungkin?”
Dad ber-ide “benar om… saya juga mau nya seperti itu. Sebentar aku telepon Papa
dulu ya Om…” kata cody beranjak dari duduknya lalu keluar menelpon Papanya.
“Dad… cody tampan kan?” Tanya ku pada Dad “Iya… pintar pula, ayahnya kawan
eyangmu dulu…” kata Dad “oooh… dia anak satu-satunya dad?...” Tanya ku
“sepertinya ia memiliki seorang adik deh…” kata Dad, aku pun hanya
menunduk…wehh kalo Cody memiliki adik aku ingin melihat adiknya deh. Cody pun
masuk kembali dan duduk bergabung kembali “Papa bisa hari ini papa ngajak
Keluarga kecil Nia buat makan malam di rumah ku… gimana Om, tante?” Tanya Cody
“Oke… ya gapapa, Mom bisa kok… dad?” mom bertanya pada dad “ehh iya… dad bisa
kok jam 7 petang ya?” ajak dad “Iya Om…” kata Cody menjawab. Kami berbincang
cukup lama, membicarakan hal-hal macam-macam sampe alasan cody suka sama aku
daripada cewe lain. Dad emang iseng banget dia suka banget bikin orang itu
emossi apalagi aku, tetapi aku sayang Dad. Cody pulang pukul 5 sore karena ia
harus bersiap-siap dirumah saat ia hendak pulang aku dipeluknya dan aku dipinta
nomor telepon,facebook,twitter,gmail,yahoo,skype,kaskus,dan lain-lain jelas
panjang sekali aku menuliskannya.
Jam 6 lewat 45
menit aku,Mom dan Daddy sudah siap dengan pakaian masing-masing kami pun
dijemput oleh Cody menggunakan mobil Ford hitamnya, malam itu Cody bilang
“Youre so beautifull…” katanya HAHAHA cody memang bisa saja membuatku melayang
ku akui dan jujur saja Cody malam itu sangat tampang dan Keren, dia tampak
sangat elegant. Di perjalanan lagi-lagi dad dan Cody ngobrol tinggal aku dan
Mom yang nyambung-nyambung. >SKIP< sesampainya disana aku berkata WOW
rumah tampak seperti istana, saat cody memasuki rumah anak kecil berlarian
menghampirinya dan berkata “Kak Cody….” Panggilnya aku hanya melongo tak
percaya ini adalah adik Cody “whatsup bro? I will telling you about my
girlfriend,she is… she is my girl friend…” kata cody menunjuk ku anak itu
mendekati ku menjulurkan tangan padaku, aku menunduk dan berkenalan padanya dia
memulai sapanya “Hello im Pablo…” katanya “Hello Pablo… im Shania…” kata ku
“No… youre angel…HEHEHE…” ledeknya “wihihihi thank you very much…” aku
menggendongnya dan banyak berbicara tentangnya, anak yang baik dan lucu Pablo
pun pandai sekali menggambar. “Cody…” sapaku pada cody “yea?” jawabnya “Itu
adikmu? Kandung?” Tanya ku “Bukan…dia anak pungut aku menyayanginya…” kata cody
“Oooh…. Dia sangat mirip denganmu cody…” kataku “Thank you…” jawabnya singkat.
Tak lama Papa cody datang, dia berjabat tangan dengan Dad… seperti biasa mereka
mengobrol dan mengobrol sampai aku tak tahu kapan mereka selesai mengobrol.
Lama kami mengobrol kami pun makan malam dengan ala kadarnya,. Selesai acara
pertemuan itu, kami pun kembali pulang diantar oleh Cody kembali. >SKIP<
*2 tahun
kemudian*
1 tahun silam
kami lulus, aku dan cody baru saja Annive beberapa bulan sebelumnya annive 1
tahun dia rayakan di taman ini, tempat ku duduk saat ini. Usai kelulusan aku
tak lagi melihat wajahnya, dia dia pergi ke British untuk beberapa waktu. Hari
ini, aku dan Dia Annive ke dua tahun tetapi mengapa ia tak datang? Kenapa?
Mengapa?
karena ia tak datang aku pun memutuskan pergi kerumahnya, saat ku ketuk rumahnya yang ada hanya Pablo saja, “Pablo…” kataku “yes this is me…” katanya “Kamu sudah sangat besar anak manis…” kataku “HEHEH… kamu bertambah cantik bidadari…” katanya memanggilku “Mengapa kau tidak tidur siang?” Tanya ku “dia pun beerwajah murung meninggalkanku dibalik pintu dan mengajakku untuk duduk di sofa “aku merindukan Kak Cody…” katanya “Ooohh sayang aku juga,…” kata ku menjawabnya “kapan dia akan pulang?” Tanya nya “Entahlah..” Pablo tiba-tiba menangis “Dia menjanjikan aku membelikan aku banyak sekali mainan… tetapi kapan ia pulang?” isak Pablo “sudah-sudah kakak mu pasti akan pulang oke? Pablo sabar yaa!!!” kata ku, tak lama aku memangku Pablo yang mengantuk terdengar suara mobil dari luar “Pablo… Papa…” panggil seseorang aku pun membukakan pintu yang sebelumnya ku letakkan Pablo di sofa “Cody….” Aku terkejut saat membuka pintu cody sedang merangkul wanita lain. “Umm… you!!!” katanya terkejut , aku pun berlari meninggalkan Cody bersama wanita itu, di rumahnya. Aku berlari sambil terisak sangat sedih di perjalanan aku terjatuh, hujan membasahi badanku aku menangis sangat sedihh… seseorang berada di belakangku membangkitkan aku, saat aku berbalik sesosok Cody berada dibelakangku “Nia… she is My Mom…” katanya “Mom?” Tanya ku “ya… dia tak pulang selama bertahun-tahun dan seminggu ini dia tinggal bersamaku di British...” katanya, ibu itu memelukku dan mencium keningku di tengah hujan “makasih yakau telah membuat putraku sembuh karena aku…” katanya “ya tante sama-sama…” cody, cody membawaku lari-lari ditengah derasnya hujan di suatu tanah lapang hijau yang sangat luas Cody berteriak sangat keras “ I LOVE U…. HAHAH…” tawanya aku pun hanya cengengesan aku pun tak mau kalah dengannya aku juga berteriak “WHO IS NIA IN YOUR LIFE?” kata ku “NIA? SHE IS MY BELOVED AND MY LIFE….” Katanya “WHO IS CODY IN YOUR LIFE?” Tanya nya berbalik aku pun menjawab dengan pelan “Cody is my mine, my love, my sun… everything about his…” cody pun tersenyum dan dia mendekatkan wajahnya padaku dan we’re kissing middle of rainy.
karena ia tak datang aku pun memutuskan pergi kerumahnya, saat ku ketuk rumahnya yang ada hanya Pablo saja, “Pablo…” kataku “yes this is me…” katanya “Kamu sudah sangat besar anak manis…” kataku “HEHEH… kamu bertambah cantik bidadari…” katanya memanggilku “Mengapa kau tidak tidur siang?” Tanya ku “dia pun beerwajah murung meninggalkanku dibalik pintu dan mengajakku untuk duduk di sofa “aku merindukan Kak Cody…” katanya “Ooohh sayang aku juga,…” kata ku menjawabnya “kapan dia akan pulang?” Tanya nya “Entahlah..” Pablo tiba-tiba menangis “Dia menjanjikan aku membelikan aku banyak sekali mainan… tetapi kapan ia pulang?” isak Pablo “sudah-sudah kakak mu pasti akan pulang oke? Pablo sabar yaa!!!” kata ku, tak lama aku memangku Pablo yang mengantuk terdengar suara mobil dari luar “Pablo… Papa…” panggil seseorang aku pun membukakan pintu yang sebelumnya ku letakkan Pablo di sofa “Cody….” Aku terkejut saat membuka pintu cody sedang merangkul wanita lain. “Umm… you!!!” katanya terkejut , aku pun berlari meninggalkan Cody bersama wanita itu, di rumahnya. Aku berlari sambil terisak sangat sedih di perjalanan aku terjatuh, hujan membasahi badanku aku menangis sangat sedihh… seseorang berada di belakangku membangkitkan aku, saat aku berbalik sesosok Cody berada dibelakangku “Nia… she is My Mom…” katanya “Mom?” Tanya ku “ya… dia tak pulang selama bertahun-tahun dan seminggu ini dia tinggal bersamaku di British...” katanya, ibu itu memelukku dan mencium keningku di tengah hujan “makasih yakau telah membuat putraku sembuh karena aku…” katanya “ya tante sama-sama…” cody, cody membawaku lari-lari ditengah derasnya hujan di suatu tanah lapang hijau yang sangat luas Cody berteriak sangat keras “ I LOVE U…. HAHAH…” tawanya aku pun hanya cengengesan aku pun tak mau kalah dengannya aku juga berteriak “WHO IS NIA IN YOUR LIFE?” kata ku “NIA? SHE IS MY BELOVED AND MY LIFE….” Katanya “WHO IS CODY IN YOUR LIFE?” Tanya nya berbalik aku pun menjawab dengan pelan “Cody is my mine, my love, my sun… everything about his…” cody pun tersenyum dan dia mendekatkan wajahnya padaku dan we’re kissing middle of rainy.
The
End
![]() |
| Cody and Pablo |
![]() |
| Cody and Shania |


Tidak ada komentar:
Posting Komentar