Senin, 03 September 2012

Puisi Indira Untuk Bunda



Puisi Indira Untuk Bunda
“Hoammmm….aku masih mengantuk Bunddaaaa.”gerutuku  “Indira kamu harus bangun kan pagi Ini kamu akan bertugas menjadi pemimpin Upacara.”jawab Seorang perempuan yang menjaga ku bahkan menyusuiku sejak aku lahir ke Dunia nyata Ini.”Iya Bundaaa aku tauuu tapi Ini kan masih sangat pagi Barulah jam Setengah 5 pagi..”Jawab aku dengan marah,”Loh-loh anak  Bunda yang Solihah Harus Solat ayo nakk “bangun bunda memasak nasi goring lengkap dengan ayam Gorengnyaaa.”Rayu Bunda.”Huuuhhh Baiklahhh.”jawabku tanpa semangat.
Pagi Ini adalah Upacara bendera ya,hari ini aku bertugas sebagai Pemimpin Upacara,Jadi aku dating lebih awal dari  biasanya agar bisa mempersiapkan Diri secara matang.”Ayahhh ayooo berangkattt nanti aku Telatt”gerutuku “Iya sebentar naakkk..”Jawab tegas ayah.”Oke ayoo Tuan Putri Kita berangkat menuju Singgah sana Tuan putri,ayo cium tangan dan Pipi Bunda!!”Canda Ayah “hehehe baikklahh ayahKu yang Tampan..”JawabKu.”Bunda Indira Berangkat dulu yaaa..”Pamitku sambil mencium tangan dan Pipi Bunda.”Iya sayanggg jangan bercanda terus ya di sekolah Ingat belajar dengan baik agar bisa menjadi Tuan putri Sungguhan..”Pesan ibu.”Baiklahhh Assalamualaikum Bundaaa”Pamitku sambil melambaikan tangan dari Dalam Mobil ayah. >SKIP< Sesampainya Disekolah aku Di Sambut Oleh beberapa sahabat dan teman-teman sebaya Ku.”Indira…apakah kau sudah membuat Puisi Suruhan pak erfan?”Tanya emy sahabat Lama Ku “tentu saja Sudah.. mengapa?” Jawabku dengan penuh semangat.”Tidak aku hanya mengingatkan mu saja “Jawab Emy santai.Tak lama Bel berderin g aku Pun bergegas menuju Ruang Osis Untuk mempersiapkan Diri.>SKIP<
Saat Pelajaran Pak Erfan Dimulai aku Pun diperintahkan Untuk membaca Puisi itu terlebih dahulu daripada Yang lainnya.kebetulan Puisi yang kubuat adalah berjudul “PUISI UNTUK BUNDA”
Puisi Untuk Bunda
Bunda,,,
Dalam Pagi yang Cerah
Kau jalan setapak menuju Kamarku yang nyaman
Kau bangunkan aku perlahan
Mengajak aku bertemu Tuhan Yang Maha Esa
Sejuta kata pemalas Ku Luncurkan
Tapi kau tetap bersemangat menagajak
Dan memaksa
Bahkan membujuk aku untuk bertemu Tuhan

Bunda
Kau adalah wanita yang tangguh
Melahirkanku mempertaruhkan nyawamu
Menyusui ku meski kau lemah
Menjagaku dan merawatku dalam keadaan apapun
Kau kasihi aku
Kau sayangi aku
Kau manjakan akuu

Padahal
Aku adalah anak yang durhaka padamu
Sering aku berkata Kotor padamu
Sering aku membanting Pintu dihadapanmu
Tapi kau sering bahkan tetap menyebut aku dalam doamu
Bunda
Betapa Mulianya hatimu
Betapa sabarnya engkauu.
Bunda…
Ku berjanji
Aku kan kirim kan doa untukmu
Memohon pada Tuhan
Agar Tuhan selalu menjaga mu
Dalam Tidurmu dan Langkahmu

Suara tepuk tangan dari kawan dan tangis haru dari Pak erfan mengiringiku sampai aku duduk di bangku ku.Pak erfan Pun berteriak dengan semangatnya “Indiraaaa Putri Pak erfan mendapatkan Nilai yang sangat sempurna Yaitu 98 tepuk tangan yang hebooooh Untuk Indira.”aku Pun tersenyum bahagiaaa dan berniat dalam hati akan menghadiahkan Puisi Ini Untuk Bunda Saat Ulang Tahunnya 1 Minggu Lagi. >SKIP< sepulang sekolah aku mencari cari dimana Bunda aku Pun bertanya pada Ayah lewat telepon rumah kata ayah Bunda berada di rumah sakit,Ayah pun bilang kepadaku bahwa dia akan Menjenguk  Bunda Nanti Ba’da Ashar.Saat Dirumah aku Pun tak hentinya membaca doa sambil melaksanakan solat Ashar sambil menunggu Ayah Yang sebentar lagi akan sampai dimuka pintu.”Indiraaa..”Panggil Ayah aku Pun segera melepas Mukena Ku dan melangkah menuju Ayah..”ada apa Yah?”tanyaku “Ayo kita berangkatt..”ajak ayah “BAiklahhh yahhh”aku Pun menutup Pintu dan melangkah menuju Mobil Hitam Milik Ayah.Di sepanjang Jalan Ayah menceritakan mengapa Bunda masuk rumah sakit,Kata ayah Bunda masuk Rumah sakit Karena Jantungnya Sakit dan Ia sempat Pingsan beberapa kali.Oleh karena Itulah bunda Dilarikan Kerumah SAkit.>SKIP< sesampainya di Rumah SAkit aku Pun menengok Bunda dan Memeluknya kata bunda “Kamu Sudah pulang Ra?” Tanya Bunda lemah “Udah dehh bunda jangan pikirkan aku,Bunda kenapa sakit?bunda kenapa??apa Bunda sakit Parah?”Mulailah Mulut nakalku bertanya dengan bawelnya.”Ihhh Indira galak amat yaaa,enggak Kok Bunda Gak sakit Bunda hanya lelah saja.. ya kan yah?”Lirik Bunda pada Ayah “Iiiih apa Ini?Tadi kata Ayah,jantung Bunda Sakit makanya Bunda Langsung dilarikan Kerumah Sakit..”Potongku “Ihh kata Ayah?ayah sok tauu bangettt ya orang bunda sehat begini kok..”yakin Bunda terhadapku.”Sudahlahh Indira Udah makan nak?Udah Solat?”Tanya Bunda serius “udah Bunda  tapi aku belum makan,aku ga nafsu makan karena Khawatir terhadap Bunda.”jawabku Lemah.”Sekarang kan Indira Sudah bertemu dengan Bunda,dan Melihat bunda baik-baik saja kan??”Tanya Bunda “iyaaaa..”jawabku mengangguk “makan yaaa ayah tadi membawa Bubur ayam bunda udah kenyang Indira makan saja yaa.”Rujuk Bunda “Baiklahhh..”jawabku semangat.>SKIP< .Setelah makan aku Pun bercerita pada Bunda,”Bunda tadi pagi aku senang sekali.”kisahku “mengapa sayang?berbagilahh!!”ajak Bunda “begini Bun,tadi pagi ka nada Guru Bahasa Indonesia Yang menugaskan para murid 1  minggu silam Untuk membuat Puisi Karangan Masing-masing.AKu diperintah maju lebih dahulu lalu aku membaca kan Puisi Buatanku dan Pak erfan Pun senang bahkan Ia menangis Bun…Katanya Puisi Ku bagus sekali Bukan Hanya Pak erfan teman-temanku pun suka dan senang dengan Puisi Ku…Oleh karena Itu aku diberi nilai A oleh Pak erfan Bahkan A+ Bun…”Kisahku penuh semangat “Uehhh Putri Bunda rupanya pandai berpuisi tooh,Bagi lahh Bunda mau dengar Puisi Buatan Putri Bunda Sendiri..”Perintah Bunda “Ishhh enak saja nanti Puisi itu akan ku hadiah kan Ke Bunda Pas hari ulang tahun Bunda yang ke 35th nanti.”candaku “Baiklahh bunda akan menunggu.”jawab Bunda.”Indira ayo kita pulang hari Ingin gelap besokkan kamu harus sekolah lagi.”ajak ayah “Loh bunda Ga Pulang yah?.” Tanyaku cemas “Bunda Pulang Lusa cantik..” jawab Bunda dengan senyumannya.”hmmm baiklahhh..” jawabku sedih “ayah nanti ayah tidur di kamarku yaaa.”ajak aku “tidakkk cantik kamu tidur dengan kak elfa..” jawab ayah “lah mengapa demikian..?”tanyaku heran “ayah ada meeting dengan client di luar Kota.”Jawab ayah sedih.”baiklah dan aku sendiri lagi tanpa ayah dan Bunda Dan sekarang aku hanya tidur di temani Oleh Kak Elfa Seorang wanita yang tak ada hubungan darah denganku..”Jawabku Sediih “wehhh anak Bunda Galauu.”Ledek Bunda “ya Habis nya aku kesal mengapa tak ada 1 pun yang menemani aku..”keluhku “baiklahhh ayah akan mengajak Nisa,Arad an Putri dikemudian Hari.”Hibur ayah.”hmmm Oke lahhh”jawabku kesal.>SKIP<
Paginya aku bergegas Pergi kesekolah menggunakan Motor Matic Kak elfa.>SKIP< Pas Aku sampai Disekolah semua teman-temanku melihat ku nanar entah apa yang sedang mereka pikirkan “fan ada apa?”Tanya ku pada rifan salah satu anak terpandai Disekolah,tetapi Rifan hanya menunduk dan meninggalkanku “Heyyy kamu ya kamu siapa namamu?”teeriak kepala sekolah menghadapku “saya pak?Saya Indira.”aku Pun menghadap dan melangkahkan kaki ku ke kepala sekolah “ada apa ya pak?”Tanyaku Heran “Orangtuamu…ayahmu Indrawan Subagjo kan?”Tanya kepala sekolah “Ummm Iya pakk ada apa?” Tanyaku dengan bawelnya “ayahmu kecelakaan di daerah Bandung semalam polisi setempat mengabarkan ke bapak karena hanya Hp bapak lah yang paling Mudah dihubungi.” Kisah kepala sekolah “apa??yang benar saja pakk semalam ayah berjanji padaku akan kembali ke rumah dan menjemput Ibu dirumah SAkit.”Sontakku “Sabar nakk sabarr ini takdir Tuhan”hibur bapak kepala sekolah “lalu dimana ayahku pak?”tanyaku tak sabar.”Ia berada DI rumah sakit PELNI.”unjuk pak kepala sekolah. “baiklah pak tolong izinkan saya menemui ayah saya pak karena beliau 1 rumah sakit dengan Bunda Saya Pak..”paksaku. “baiklah nakk ayoo..” Sepanjang perjalanan aku gelisah sekali memikirkan apa yang terjadi pada keluargaku.. >SKIP< sesampainya disana Aku pun mencari Ruang ayahku dirawat dan Pak kepala sekolah membantuku mengusahakan agar ayah dan Bunda Ku 1 ruang yang sama.ternyata Bunda Ku sakit Jantung Koroner yang kemaren malam Sudah diOperasi Namun sampai saat ini Bunda Belum juga siuman,sementara Ayahku gegar Otak.Akupun tak henti-hentinya berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar penyakit kedua orangtua ku diangkat.
Sudah 1 Minggu aku tidak sekolah Hari Ini adalah hari Ulang Tahun Bunda,Bunda sudah Siuman Dan Ayahpun sudah sembuh esok Ia akan Boleh pulang.Tapi Bunda masih harus disini karena belum sembuh “Bunda selamat Ulang Tahun yaaa..”Isakku.. aku Pun membacakan Puisi Buatanku yang Ku janji kan pada Bunda,Bundapun menangis haru akan puisi yang Kubacakan.Taklama bunda pun seperti menahan dalam Perutnya dan Ia Pun mengatakan “jaga ayahmu,jadilah anak yang solihah doakan Bunda apabila Bunda telah tiada nanti Bunda aKan selalu bersama Mu dan darahmu nakk.”dan Bundapun meninggalkan aku dan ayah. Aku pun menangis Tiada Henti sampai jasad Bunda disemayamkan aku berdoa pada tuhan dan aku Pun berjanji pada diriku sendiri akan menjaga amanah Bunda.BUNDA INDIRA SAYANG BUNDA.

Puisi



Tak terlalu malam dan kelam bagiku Untuk menuliskan sepatah dua patah kata Untuk Cintaku,kata sayang dan kata kata romantic bagiku saat aku mengingatnya untuk yang kesekian kalinya.Dalam Malam yang gelap aku menuliskan beberapa bait syair puisi kampung dan Norak… :
Ingat Lagi..
Malam Ini Bukan lah malam pertama Bagi Ku mengingatnya bahkan Ini sudah menjadi malam ke berapa Puluh tak Ku hitung. Wajahnya Hadir lagi dalam Benakku setelah 2 bulan aku berhasil menenangkan diriku dan Kulupakan akan semua tentangnya,bahkan aku sering kali marah saat teman atau sahabatku menyebut namanya di wajahku.
Rasa cinta yang dulu hadir sangat Indah bagiku,Ku lampiaskan dengan kata-kata bodoh bagiku,mau mengulang?Percuma semua telah berlalu. Ku baca semua chat Fb Ku dengannya seperti wanita Bodoh saja *pikirku*.Namun semua Itu karena Ku menyayanginya,saat aku menyayanginya dia ternyata sudah memiliki kekasih yang teramat cantik,tak putih namun manis senyumnya,proporsional Tubuhnya dan tampak jelas materinya. 2 bulan lalu saat aku mengetahui dia telah memiliki kekasih,bergegas aku buat Pindah hati darinya Mungkin Ini sulit namun aku menyayanginya dan aku Ingin dia bahagia bersama pilihan hatinya,meski aku harus menangis taka pa bagiku kebahagiaan nya lah yang lebih utama.
Tapi mengapa BukBer sekolah kemarin berkali dia menatapku tajam,seperti ingin mengatakan Halo namun terkalahkan Oleh sifat Cuek nya.Lalu aku sering melihatnya dari kejauhan karena sejak saat Itu wajahnya kebayang dibenakku,Ya Tuhan dia kekasih sahabatku tak mungkin aku mencintainya lagi. Saat Hari kemerdekaan dia Pun memberikan absent bersama aku dan dia lagi-lagi menatapku hanya saja wajahku tak ingin melihatnya karena jika melihat aku pasti akan menatapnya tajam dan dalam,Hingga aku takut batal puasa ku.Malam Ini,ya malam Ini postingan Ini Kutulis,karena aku Ingat dia aku Ingat dia Lagi,meski dia masa laluku Nampak dalam hatiku kalau aku menyayanginya.Mudah-mudahan dia membaca postingan ku ini lalu dia mengatakan apa yang sebenarnya ia pendam dalam hatinya Untukku karna berkali dia menghanturkan kata-kata lembut kepadaku,berkali ia mengerti dan Ikut tertawa padaku.
Buat kamu yang merasa Tolong beri aku kesempatan Untuk tidak bersamamu,Izinkan aku bahagia.Please aku mohon. J


Takdir,Niat dan Cinta
Laut yang Luas
Daratan Yang terbentang
Dapat di arungi karena Niat dan cinta

Samudera yang besar
Ombak laut yang berderu besar
Akan Takluk karena Cinta dan Niat

Hutan yang lebat
Ular ular berbisa
Hewan kasar
Akan menurut dan paham karena Niat dan Cinta

Uang berjuta juta
Emas BerTon Ton akan Habis
Karena Niat Dan Cinta..

Apapun dapat terwujud
Dan bisa terjadi saat takdir disertai Niat datang..
Belum lagi arus cinta yang memperkuat antar Hubungan..