Kamis, 27 Desember 2012

Poem BELIEVE ME I LOVE YOU




Believe me I love you
Beri aku kesempatan menyatakan ini semua
Sejumlah rasa yang tlah lama terpendam
Seiring hari menusuk dan menjadi luka
Rasa yang selalu kuyakini
Akan menjadi symbol kebahagiaan kita
Rasa cinta yang ku ukir sejak kita bersama
aku lelah menatap keindahan bola matamu
bersinar terang laksana rembulan
aku rindu akan gelak tawamu
aku selalu bingung akan semua ini
seakan rencana ku memilikimu tak berjalan lurus
selalu saja ada hama yang gontai
entah mengapa
persamaan demi persamaan diantara kita
membuat ku yakin kau mencintaiku
seiring waktu yang berlalu
aku merasakan getaran demi getaran
keyakinan demi keyakinan itu datang kepadaku
semakin hari semakin menjadi-jadi
seandainya kau tau ini untukmu
aku ingin kau mendengarnya bersama alunan melodi
tapi kurasa tidak
kau lebih memilihnya
ya benar kutau dan sangat mengerti
elok wajahnya dan manis senyumnya
aku tahu cinta itu buta
aku tahu kau mencintainya
namun disini
disini yang menulis adalah orang yang mencintaimu lebih dari dia
aku sedih karena mencintaimu
bukan kehilanganmu
aku hanya takut kau dipermainkan
karena dia orang yang pernah menyakiti sahabatku
Believe me
Trust me
Im so love you
Just you
No more
PLESE BELIVE ME
BELIEVE ME I LOVE YOU

Sabtu, 22 Desember 2012

Love POEM



Poem for you
Authors By : Cut Nazara Putri Hanif
Like a light!
Awalnya hanya perasaan feel belaka, ku anggap kau hanyalah sebuah bayangan yang indah, awalnya aku rasa ini hanyalah hal yang biasa,yang membuatku gila ditengah keindahan malam,tetapi seiring waktu berjalan aku merasa ini semakin tak biasa,terkadang rasa rindu menghampiriku, menyuruhku agar selalu bersamamu, menanyakan apapun tentangmu, desiran angin menjadi saksi bisuku, aku terpana oleh tatapan matamu yang tajam, tawamu yang membuatku meleleh, seakan aku melihat sesosok orang yang kucintai, ku belajar mengatakan kalau aku tak jatuh hati padamu, aku belajar menutupinya, tetapi seiring berjalannya hari, aku seperti merasakan getaran yang berbeda, aku rasa aku benar-benar jatuh hati padamu, terkadang bila aku mengingat itu aku seperti menangisi itu semua, aku selalu berharap ini hanyalah sebuah perasaan yang tak abadi, tetapi sakit kurasakan sangat lah dalam saat aku tahu kau memilikinya yap benar kau mencintai wanita lain, aku terpuruk oleh rasa cintaku sendiri seakan aku tak percaya ini terjadi, aku pikir tatapan mu yang tajam menandakan kau menyukaiku, ternyata tidak tatapan mu hanyalah tatapan biasa tanpa cinta dan sayangmu. Oh tuhan, dia bagai cahaya dalam hidupku. Menyinari wajah dan hati ini,.
            Jika kau mencintaiku, seperti aku mencintaimu saat ini. Kau mungkin akan mengatakannya padaku, tapi kusalah aku mencintaimu saat kau taak mencintaiku jadilah seperti ini cinta yang kuharapkan bukan dibalas dengan cinta tetapi diam tanpa kata seolah aku adalah orang yang salah dimatamu. You, you like a light in my life, you come in my life you makes me smile and now you gone, and makes me sad with my love. Did you know? Its so hurt! I need you in my life, I want you in my life, its cause I love you and so miss you. But I know, I’m unperfect, I’ m not beautiful girl, but I have much love for you its cause I’m so love you just you only you.

Jumat, 14 Desember 2012

NLS II



1D Friendship + Love Story
Authors by : Cut Nazara Putri Hanif
They Don’t Know About Us
Niall POV
“Morning mom…” ujar ku pada mom sambil mencium pipinya “hey, breakfast now!” ujar mom saat aku melangkah keluar usai meminum segelas susu putih dan mengambil roti selai diatas meja “Aku akan makan siang saja nanti, mom bye…” ujar ku lalu ku masuk kedalam mobil avanza ku, kunyalakan Mp3 dimobil dan kulajukan mobilku keluar menuju jalan raya. Masih tampak sepi, ya gimana tidak ? ini adalah hari sabtu, biasanya pada weekend di rumah, dan itu sangat berlawanan dengan ku, aku harus pergi ke studio untuk melakukan latihan. Huuhh rasanya lelah sekali, tak apalah aku harus mampu. Hanya sekitar 15menit aku sampai distudio, kulihat motor zayn dan Liam terpampang di parkiran. “Niall..” panggil zayn “Hey zayn, where is Liam?” Tanya ku “Liam, he is marketing at the minimarket,…” ujarnya “Umm,, ok.. Lou?Harry ?” Tanya ku lagi “They’re on the way…” aku mengabaikan jawaban zayn dan masuk kedalam studio, kuletakkan gitarku dan Ku buka lemari Es. “Umm.,… where is cocacola?” Tanya ku sendiri memasukkan kepalaku kedalam kulkas yang dingin “WKwkwkwkw…. Semuanya abis, termasuk Nandos mu…” jawab Zayn “huah…. Telpon Liam deh, aku nitip 3 botol cocacola dan 3 bungkus Nandos…” ujar ku pada zayn “wait!” zayn keluar dan tampaknya ia menelpon liam, mudah-mudahan begitu. Aku pun memasang wajah booring terhadap apa yang ku lakukan ku putuskan untuk memetik gitar ku dan menyanyikan lagu little things sendiri, “You never love your self half …” belum selesai ku bernyanyi ku mendengar suara jeritan harry “OMG, Nialll ….” Panggilnya, aku bangkit dan menuju datangnya arah suara itu “What happen?” Tanya ku pada harry “Look at! Look at she!” katanya dengan tergesa-gesa “She? What ?...” aku menoleh dan WOW, dia … kau tau siapa dia ? tau gak ? *dia dia dia dia cinta yang kutunggu-tunggu tunguuu* weh jadi ngawur, aku … aku merindukannya dia dia itu adalah wanita impianku yang pernah chat di YM dengan ku. “So beautiful….” Aku menatapnya tanpa kedipan “buruan samperin!!” harry mendorongku “wah gila har,… gak ah gak berani guaa…” kata ku “yahelah…” Harry menarik aku duh harry akukan belom ganteng muka masih merah gini lagi HhHh… “Hai…” sapa ku “Hei kau, Nandos Blonde…” “Hei kau…. HMmhh apa ya ? aku lupa… HEHEHE…” ujarku dengan penuh rasa malu “wkwkw,,,, kau tampak lucu, sedang apa kau disini ?” Tanya nya lembut “aku hendak latihan, disana studio ku…” aku menunjuk pada studio kecilku “Oooh… aku boleh masuk gak?” Tanya nya “Ah ehh euhh…” aku menggaruk-garuk kepala dan aku mengarahkan pandangan ke Harry, aku gugup “Kenapa gak boleh ya?” Tanya nya “Umm engg,… emm Bolehkok…” aku menjawab spontan dan dia merasa kaget “Ihh kamu kenapa sih dari tadi kaya orang bingung…”
Tia POV
“duh mom… buruan napa sih…” aku marah pada mom, terang saja hari ini kan hari sabtu aku akan main dengan temanku tetapi mom malah menunggangi motor ku HHhh… “Ini… jangan lama-lama ya,,,” katanya, aku pun menancap gas diperjalanan aku hendak membeli roti di toko roti ya Niatnya sih emang mau beli buat persiapan nanti pergi. Pas aku lagi beli roti tiba-tiba si Blonde Niall sahabat YM ku menghampiriku dengan terengah-engah memang sih ada kak Harry dibelakangnya “Hai…” panggilnya “Hei kau,Kak Nandos blonde…” jawabku terkekeh “Hei kau …. HMmhh apa ya? Aku lupa … HEHEHE…” iya ikut terkekeh bersamaku “wkwkw,, kau tampak lucu, sedang apa kau disini?” Tanya ku pada Niall “Aku hendak latihan, disana studio ku….” Jawabnya smabil menunjuk salah satu tempat yang tak terlalu besar “Oooh…. Aku boleh masuk gak?” Tanya ku “Ah ehh Euuhh…” dia tampak bingung dan wajahnya memerah dan pandangan matanya berubah Ke Kak Harry, “Kenapa gak boleh ya?” Tanya ku kembali “umm Engg,… Emm boleh kok…” ia menjawab spontan dan aku merasa kaget sekali “Iihh kamu kenapa sih dari tadi kaya orang bingung. Dia pun terkekeh dan menuntunku masuk kedalam studio.


Authors POV   
Di studio sudah ada zayn,Louis dan Liam mereka sedang makan nandos, dan meminum cocacola “Hei Niall Harry, darimana saja kalian ? kami menunggu sejak tadi… lalu siapa wanita itu ?” Tanya zayn “HEHEHE maaf zayn, tadi gua ketemu teman di YM gue nih, namanya TIA….” Kata niall “Tia, ini zayn yang ini Louis dan ini Liam…” Niall memperkenalkan tia pada sahabat-sahabatnya “HELLO TIA…” panggil zaynlouisdanliam serempak “Heii the boys…” jawab Tia, tia pun duduk dan menikmati hidangan yang udah ditaroh diatas meja sementara The Boys latihan sampai siang pukul 11.00
Niall POV
Karena aku gugup akhirnya aku izinin aja si Tia masuk, padahal aku gak tau sebenarnya The Boys suka apa enggak dia masuk. Pas masuk aku liat zayn liam dan Louis udah duduk dan makan nandos, wih aku gak dibagi. Segera saja aku rampas nandos dari genggaman liam, Tia dan the boys pun kenalan mereka juga udah dekat kayanya. Dan yang paling asik itu si Tia liat aku main gitar dan dia kayanya menikmati banget gitu alunan gitar yang aku alunin. Pukul 11.00 aku pulang, “Tia…. Pulang naik apa? Mau aku antar??” Tanya aku padasaat itu “naik motor kok… kamu pulang aja duluan…” wahhh ternyata ia naik motor, aku pasang muka senyum dan naik mobil dan tancap gas kerumah karena udah janji sama mom buat makan siang dirumah.
Tia POV
Karena dia gugup, akhirnya dia izinin juga aku masuk. Sebenernya aku juga malu sih mau masuk kesana, gimana engga? Disana itu artis papan atas dunia, nah aku ? hanya manusia biasa. Disana aku dikenalin dengan beberapa temannya Niall yaitu Kak zayn Kak Louis dan Kak Liam,  baik banget deh mereka. Ohiya satu lagi aku paling seneng banget tadi pas Liat Niall mainin gitarnya yampun kece banget suaranya, ganteng pula orangnya,. Pas pulang dia negor aku “Tia pulang naik apa? Mau aku antar??” tawarnya “Naik motor kok… kamu pulang aja duluan…” wah sayang banget aku naik motor, coba gak naik motor udah diantar sama dia kali ya HEHEHE. ---- “siang mom…” aku menyapa mom yang sedang membaca majalah diruang tengah “udah pulang, ti ?” katanya “iya mom… kenapa?” “enggak gapapa, tadi Hady sama Putra kemari…” jelas mom “ada apa mom?” Tanya ku duduk disebelah mom “mereka ngajak kamu main,…” kata mom. Aku pun beranjak dari tempat duduk dan tak menjawab mom.
Niall POV
“siang momm…” “oh… babe, baru pulang nak ?” Tanya mom padaku “iya mom, aku lelah sekali…” jawabku pada mom “cepat ganti pakaianmu, habis itu kita makan siang ya …” kata mom, aku beranjak dari sofa dan mengganti baju dikamar ku, Huah rasanya lelah sekali biarpun menyenangkan tetap aja berkeringat. “Nialll…” panggil mom “iya mom? Aku lai ganti baju, nanti aku makan kok~” jawab ku, aku pun mengganti celana jeans ku dengan celana Hawaii bertulisan “I LOVE MY MOM..” ya itu diberikan papa sewaktu SMA HEHEHE “mom…” panggilku pada mom “ya sayang ?” “aku mau bertanya …” “bertanya lahh apa yang kau mau tanyakan?” kata mom sambil menuangi air mineral ke gelasku “apakah aku tidak memiliki saudara?” Tanya ku “maksudmu?” “ya seperti adik atau kakak…” jawabku sambil menyuapkan nasi putih kearah mulutku “tidak sayang… kau anak satusatunya dari mom dan papa mu…” jawab mom. Aku hanya mengangkat alis dan meneruskan makanku,. ---- usai makan aku duduk diteras belakang rumah dan melihat foto Papa-ku “Niall…” “yes mom? What happen?” Tanya ku “kamu merindukan ayahmu?” Tanya mom “kayanya iya mom… sudah setahun Papa gak dideket niall, biasanya dia nyemangatin Niall mom… tapi..” aku memberhentikan pembicaraanku saat ku melihat mutiara mom menetes aku dengan segera memeluk mom “Mom…. Tanpa mom aku tak mengenal ayah, bahkan tanpa mom aku tak akan bisa ada di dunia ini… makasih mom tak perlu sedih nanti papa sedih kalo mom sedih…” aku memeluk dan mengelus badan mom. “Nialll…. Tanpa ada kamu, mom gak tahu arti hidup mom buat siapa selain ayahmu…. Kamu adalah alasan mom tetap hidup sampai saat ini sayang…” mom menangis dipelukku, tanpa kusadari aku meneteskan airmataku, aku sadar betapa berartinya aku bagi mom. ---- usai acara nangis-nangisan itu mom hanya diam dikamar tanpa suara, entah mom sedang apa.
Tia POV
Aku merasa bosan dengan suasana kamar ku, aku berniat keluar tetapi udah malam. Entah lah aku hanya bisa duduk saja diatas ayunan dekat kolam renang rumah, sambil membaca novel milikku saat aku sedang asiknya membaca HP ku berdering “NIALL OFFICIAL” wahh niall menelpon ku, kebetulan sekali aku sedang bĂȘte banget nih “Hello Niall…” “hei Tia, what are you doing ? are you busy?” Tanya nya pada ku “Hmm I think not!” jawab ku “Ohehehe….” Lama sekali kami berbincang-bincang ditelepon sampai akhirnya, dia mengakhirinya karena ia disuruh makan malam oleh momnya oalaahh Niall manja sekali kamu. Usai itu aku bergegas menuju kekamar dan tidur karena esok akan kembali kesekolah.
Niall POV
Karena bosan aku pun berniat menelpon Tia, ya gitu deh awalnya aku ragu tetapi buat apa ragu aku kan hanya dianggap teman olehnya, dan aku putuskan untuk menelponnya. “Hello Niall…”sapanya pada ku “hei Tia, what are you doing ? are you busy?” Tanyaku pada nya “Hmm I think not!” jawab nya “Ohehehe….” Aku terkekeh dan kami pun berbincang cukup lama ditelepon, saat sedang asyik menelpon mom menyuruhku untuk makan malam. Dan aku mengiyakan dan beranjak makan malam dengan Mom --- “Mom masih sedih ?” Tanya ku saat makan malam “Mom hanya mengingat kesalahan mom padamu dan ayahmu…” kata mom “Mom… sudahlah lupakan saja, aku dan papa tak merasa salah karena mom…” kataku, mom hanya tersenyum melihatku. Usai makan malam, aku pun masuk kedalam kamar tidurku, dan saat aku duduk di pinggir ranjangku, aku melihat album merah bertuliskan “Horan’s Fams Pict.” Ku buka perlahan berdebu, kusam yak arena ini terletak didesk ku sebelah ranjang ku, ku melihat wajah imut ku saat aku tengah berusia 3tahun, tetapi tunggu siapa dia? Wanita yang kucium pipinya saat aku mengadakan pesta ulangtahun ku yang ke 3tahun, Hmm nampaknya ia sebaya dengan ku. Ku pandangi dan Ku perjelas wajahnya, Oh My God aku lupa dengannya. Ku mengabaikan gambar tadi dan bergegas menuju gambar selanjutnya, Hmm ini saat aku SD kelas 1 HEHEHE imut banget aku yaa? Wkwk Nampak pede dengan baju serba culun jika sekarang masih ku kenakan. Ku bolak balik itu album dan sampai pada saat suatu foto yang membuatku bingung kembali, yaitu foto ku saat aku berusia 2tahun sedang mendorong sepeda kecilku dengan seorang wanita yang sebaya padaku saat itu, wanita itu adalah wanita yang tadi berada dipestaku, ku mengabaikannya dan nampaknya aku udah mulai lelah dengan melihat-lihat foto masa kecilku, ku putuskan untuk tidur dan berharap Tuhan memberitahu aku saat aku terlelap siapa wanita itu sebenarnya.
Tia POV
Dikamar aku tak berbuat apapun, ingin ON twitter gadget ku semuanya Lowbath, ingin menelpon Niall takut mengganggu jadi kuputuskan untuk berdiam diri dikamar sambil memandangi suatu foto ku bersama teman kecilku, saat itu aku tengah dicium olehnya kata Mom ku ini adalah sahabat ku sejak kecil ia dulu tinggal dikota yang sama akan tetapi sejak ayahnya meninggal ia berpindah tempat keluar kota yang sekarang mom gatau dimana. Tiap kali aku melihat foto ini, aku teringat Niall karena anak lelaki ini berambut blonde dan berbadan gemuk HEHEHE aku lupa nama si lelaki dalam foto itu siapa yang jelas aku masih mengingat senyumnya. Oahhhh aku menguap dan sepertinya aku mengantuk aku harus tidur nanti kesiangan lagi.
Authors POV
Usai mereka melakukan kegiatan masing-masing akhirnya mereka pun tertidur dalam keadaan yang berbeda, mereka masing-masing sedang mengingat-ingat kawan lama mereka yang pernah ada didalam hidup mereka tetapi mereka melupakan hal itu karena pengaruh waktu.
***



Niall POV
“Niall…. Bangun sayang..” mom mengusap kepalaku “iiya moom, aku masih mengantuk…. Jam berapa sekarang?” Tanya ku dalam keadaan mata tertutup “bangun nak, ini sudah pukul 5 pagi, kau kan harus berangkat pukul 5.30 kan?” Tanya mom “Hmm iyadeh…” aku beranjak dengan mata tertutup menuju kamar mandi, suasana rumah masih sepi mom pun sudah rapih entah ia hendak kemana aku juga gatau. Akupun mandi dan bersiap-siap menuju sekolah pakaian putih abu-abu dengan jacket merah Visca El Barca Favoritku, aku keluar kamar dan duduk dikursi meja makan “pagi momm…” aku datang dan mencium pipi mom “pagi sayang…” “Mom, mau kemana? Wiiih udah rapih..” ujarku pada mom “mau kerumah Paman Ray…” ujar mom sambil menyerahkan segelas susu padaku “mau apa mom kesana ?” Tanya ku bawel “Om ray sakit yall….” Mom duduk dan menikmati roti yang ia olesi selai strawberry “Oooh sampaikan salam Niall pada om ya mom…” “iya sayang..” aku pun menghabiskan makanku dan berangkat kesekolah dengan motor Harley ku.
Tia POV
“Mommm… kaus kaki Tia mana sih?” Tanya ku pada mom yang masih tertidur, hari ini aku harus berangkat lebih dulu karena pagi ini sekolahku akan mengadakan acara, jadi semua siswa harus datang 15 menit lebih awal. “Itu disana…” mom menunjuk pada sound TV dekat ruang keluarga, aku mempercepat langkahku dan aku juga mempercepat berpakaian dan sarapan. Berangkat dengan Mom menggunakan mobil mom “Ayooo mom…” kataku, mom mempercepat langkahnya menuju mobil dan kami pun berangkat.
Niall POV
“yall…. Boyband kita terpilih buat lomba antar sekolah…” kata zayn penuh semangat saat aku baru saja datang dan memasuki kelas “Iya yall dan kita disuruh membawakan lagu kita sendiri yall…” lanjut Louis “Iya yall, dan kita akan TERKENALL….” Liam melanjutkan dengan ekspresi nya yang lucu “wkwkkw…. Alhamdulillah deh keren juga kita 1 Band = 1 heart = 1 Direction wkwkw….” Aku berkata dengan ekspresi lucuku “wkwkkw… benar-benar…” Harry terbahak-bahak. “tapi lagu apa yang kita bawakan nanti?” Tanya harry “Umm,… wmyb?” Tanya zayn “No! LWWY…” Liam melanjutkan “Yahelahhh bosennn mendingan Kiss you…” Louis melanjutkan “Ahh enggak-enggak mendingan Gotta be You…” ujar harry “udahlah mendingan kita nyanyikan lagu ini aja They Don’t Know about us…” kata ku dengan nada lemah “ SETUJU…” jawab mereka ber4 dengan nada yang bersamaan “Wkwkw… kalian ini lucu juga yah, tadi pilihannya beda-beda sekarang gua kasih pilihan satu pada setuju…” terka ku. “hehehe iya juga tadi kita beda-beda begitu si Blonde  kasih pilihan satu kita langsung setuju aneh yahhh….” Zayn menggaruk kepalanya dan wajahnya itu tampak seperti orang bingung. “wkwkw… yaudahhh gini aja nanti pulang sekolah kita kumpul dirumah Niall,kita putusin semuanya hari ini juga jangan pake ditunda-tunda lagi,…” ujar Harry “Bener har, kata lo… gue sih bisa aja…” jawab Louis “Iya har, gue bisa kok…” jawab Liam “kenapa dirumah gue?” Tanya ku pada mereka “jah yall, kalo dirumah kita-kita entar gak bakalan serius, mom lo entar nelponin lagi… lo kan anak manja…” jawab zayn “HEHEHE hafal ajaaa nih kalian…” jawabku sambil terkekeh. Tak lama bell masuk pun berbunyi dan kami duduk ditempat masing-masing dan melanjutkan jam pelajaran.
Tia POV
HHhHh sampai juga disekolah, “Ups… maaf-maaf…” seorang lelaki menabrakku dan bukunya berantakan “Gapapa kok… seharusnya aku yang minta maaf…” ujarku “Ehh Engga kok gue yang salah…” katanya dengan cuek,. Aku mengabaikannya dan masuk kedalam kelas, didalam kelas teman-temanku sedang heboh dengan berita yang ada dimading karena kepo aku pun melihat apa yang berisikan dimading itu




Horizontal Scroll: Pengumuman bagi siswa/I SMAN 1 Jakarta akan mengadakan lomba dari dinas kebudayaan yang bertemakan “Life for dance and sing.” Yang akan dilaksanakan oleh beberapa boyband dan girlband SMA dijakarta, ini adalah nominasi nya
SMAN 1 Jakarta
- Perfect Girl
- BestBoy
SMAN 47 Jakarta
- One Direction
- Girls direction
Dan satu lagi nih
SMAN 54 Jakarta
- Boyzack
- Softly

Datang yaaa…. Kami tunggu vote kalian.

 















Melihat ada nama one direction dimading membuat aku ingat pada kak Niall dan teman-temannya wahhh aku harus datang nih acaranya juga kayanya seru juga nih. Tak lama bell masuk pun berdering aku dan teman-teman segera bubar karena jam pelajaran akan segera dimulai.
Authors POV
Pagi yang cerah, mereka bangun dalam keadaan masih mengantuk dan tergesa-gesa, mereka sarapan lalu berangkat kesekolah mereka masing-masing. Dan tak lama mereka datang bell masuk berdering pertanda mereka harus masuk dan melanjutkan jam pelajaran masing-masing.
****
Niall POV
            Bell pulang pun berdering, aku dan teman-teman segera menuju parkiran sekolah dan menunggangi motor masing-masing. “come’on guys….” Ujar ku “OK.” Jawab mereka sambil mengacungkan jempol tangannya, kami berangkat bersama sudah seperti apa entah, mungkin seperti geng motor wkwkw. Arrived my home, aku menyuruh kawanku untuk memasukkan motor mereka ke tempat perkarangan rumah “Mom…” panggilku, tetapi tak ada sahutan dari siapapun dari arah dalam rumah, tak lama aku melihat note diatas pintu note itu mengatakan bahwa mom berangkat kerumah om Ray 5 jam yang lalu, “Ohiya gue lupa, guys… nyokap gue gak ada…” ujar ku pada mereka kawan-kawanku. “weheee…. Mantapppp…” zayn bergembira dengan Louis “nyokap lo kemana ?” Tanya harry “Umm kerumah Om gue, nanti juga dia pulang yaudah masuk yooo..” kataku pada mereka, dirumahku kami membahas tentang pakaian yang kami gunakan nanti. Lalu kami juga hendak membuat poster dan rekaman. “Tapi semua itu perlu biaya…” ujar Harry dengan Emossi “iya har, gue tau… oleh karena itu kita cari sponsor…” zayn melawan emossi Harry “udah gini aja… kita ber5 punya orangtua yang mampu semua kan?” Tanya Liam “ya lumayan lah…” jawab aku “Gini… kita ber5 patungan 10juta/ orang untuk membuat semua itu gimana?” Tanya Liam “Umm ide yang bagus…” jawab Louis “Gak kebanyakan yam? Emang kita mau buat video klip juga?” Tanya harry “engga ry, kita buat DVD. Terus nanti kita potret dipemotretan…” kata Liam “GUE SETUJU…” aku mengangkat telunjuk dan berbangga “Gue juga…” “Gue juga..” “Gue juga…” dan kami pun setuju untuk mengumpulkan uang itu “Oke… kita kumpulin uang terakhir lusa. Nanti untuk rekaman gue bisa panggil Kang Caraka yaitu Om pengajar nyanyi gue, buat bantu-bantu. Buat Poster gue serahin ke zayn lo bisa desain sekeren apapun. Tapi pertama kali kita harus mikirin buat pemotretan siapa yang berserdia?” Tanya Liam “Gue aja yam…” jawab Louis “ayah gue kan fotografer…” kata Louis “Ok. Buat DVD gue serahin sama Lo yall, terserah lo masukin smua apa engga lagu kita yang Take me Home sama Up all night…” kata Liam “bagaimana dengan kostum?” Tanya harry “Buat kostum gue serahin ama lo aja ry…” kata liam. Liam memanglah 1 dari kami yang paling jenius, dia bisa menyelesaikan soal rumit matematika dalam jangka waktu yang cepat. Dia juga jenius dalam berbisnis termasuk kaya sekarang ini. Usai berunding kami pun makan mie instan dan tak lama mereka pulang kembali kerumah masing-masing. Aku merasa bosan, karena mom tak kunjung pulang. Ku putuskan untuk menelpon Tia saja.
tua : hai kak ada apa?
Niall : aku merindukan mu
tia : haha kau jangan berbohong
Niall : ini ciyus lohh
tia : mau ketemu?
Niall : kalo kamu mau aja
tia : emm yaudah dimana?
niall : dicafe strawberry ya sekarang lohhh
tia : yup babay see you.
Telepon pun ku tutup, aku segera mandi dan begegas menuju cafĂ© yang dijanjikan kami tadi. Saat di perjalanan, aku bertemu dengan zayn “Ehh yall mau kemana?” Tanya nya “Eh elo, belom balik?” Tanya ku balik “Anak-anak dah pada balik gua doing, males balik. Gue join dong…” katanya waduh, aku kan mau jalan sama Tia masa ngajak zayn sih, entar dia ganggu aku lagi. Tapi kasian ah aku ajak ajadeh “yaudah ayoo… join aja… gue mau ketemu Tia di strawberry,,.” Jawabku “Hmm cewe yang kata ntuh ye?” Tanya nya “Ho;oh..” kami pun berangkat dengan mobil yang aku pakai, sepeda motor zayn ia titipkan pada salah satu tempat parker umum dekat situ.
Tia POV
Bell pulang sekolah udah berdering, aku pun pulang sekolah dengan Anita kawan sebangku ku. Dan kembali kerumah dengan angkutan umum. --- sesampainya dirumah aku pun menyapa mom yang sedang menyiram tanaman dipekarangan rumah “sore mom…” sapaku lelah “sore, cepat ganti pakaianmu dan makan makanan yang diatas meja! Jangan telat makan nanti kamu sakit.” Ujar mom “Iya…” jawabku, aku pun masuk kekamar dan mengganti pakaian ku, ku turun lagi dan aku makan makanan yang ada dimeja, hanya ada  nasi goreng dan ayam goreng saja kupikir apa. Tak nafsu makan banyak aku hanya memakannya setengah, usai itu aku duduk didepan televise tapi bukan televise yang ku tonton melainkan TL facebook dan twitter di gadget ku, huahh sepi sekali. Tiba-tiba aku teringat Kak Niall, wkwkw aku tak sabar ingin menontonnya nanti. Aku ingin melihat dia dan gayanya HEHEHE. Tak lama Hp-ku berdering “Niall Official.” Wahhh Kak Niall menelpon ku kebetulan bangett nih, ciee Kak Niall Peka wkwkwk
Aku : hai kak ada apa?
Niall : aku merindukan mu
aku : haha kau jangan berbohong
Niall : ini ciyus lohh
aku : mau ketemu?
Niall : kalo kamu mau aja
aku : emm yaudah dimana?
niall : dicafe strawberry ya sekarang lohhh
aku : yup babay see you.
Aku masih senang, wah aku pakai baju apa nih jadi bingung, aku pun langsung mandi dan tancap gas dengan motor matic yang biasa aku gunakan kemana-mana, wah aku masih senang banget nih sama hari ini. Yihiiii…. Usai mandi aku pun ditanya oleh mom diruang tengah “mau kemana sih kamu tia?” Tanya mom “umm mau ke strawberry…” jawabku “Umm… jangan lama-lama ya…” mom menjawab, aku pun meninggalkan rumah dan menunggangi motor matic ku.
Niall POV
Sesampainya disana aku duduk dengan zayn dibangku nomor 3 tepat ditengah, zayn memesan coffe dan aku memesan jus buah beserta snack. Aku masih khawatir, aku takut aku merusak hari Tia saat ini. Tetapi aku juga gak mau merusak hari zayn. HhhH aku masih bingung pemirsahh. Tak lama kami berbincang-bincang “zayn…” “Um?” “menurutmu Tia itu cantik?” Tanya ku padanya “Banget yall… gue ikut karena gue pengen ngajak dia ngomong… gue kayanya suka deh yall ama dia, manis banget sih orangnya…” zayn to the point aja langsung, ya Ampun aku suka sama tia tapi zayn sahabatku juga menyukainya Oh God please Help me… “lo suka zayn?” Tanya ku “Ya gitu deh, tapi gue mau kenal dia dulu lebih deket, ehiya lo punya pinnya ? twitternya? Fbnya? YM? SKYPE?NOPE?” Tanya zayn “Punya semua zayn nih pinnya 29EDCE30, Twittnya @tiaafahira YM nya tiafahira@ymail.com skypenya tia.fhr1 nopenya nanti gue kasih.” Aku menjawab, aku menjawab itu semua karena aku pengen zayn gak curiga kalo aku suka juga Ama Tia. Tak lama tia pun datang, dia melambaikan tangan kearahku, tapi yang membalas lambaiannya adalah zayn.
Tia POV
Akhirnya sampai juga di strawberry, aku masuk dan merapikah pakaian dan rambut terlihat perfect dan aku mencari-cari dimana kak Niall dan aku melihatnya, aku melambaikan tangan pada kak niall tapi yang membalasnya adalah kak zayn Ishhh aku risih tapi gapapa deh, btw kenapa ya kak zayn ikut? Aku menghampirinya dan duduk.
Authors POV
Saat zayn dan niall sampai mereka berbincang banyak tentaang Tia, niall pun akhirnya tau bahwa zayn juga menyukai Tia. Niall sempat merasa sedih, namun dia yakin perasaan itu akan dijawab oleh Tia jadi Tia lah penentu nya. Tak lama Tia datang zayn yang membalas lambaian tangan Tia dari kejauhan, Niall hanya tersenyum dan seseakali memperlihatkan behel beningnya pada tia, tia datang dan duduk memulai pembicaraan mereka “sudah lama menunggu kak?” Tanya Tia “enggak kok, baru 20 menit HEHE…” jawab Niall “jehh itumah udah lama kak…” jawab Tia “Eh ada kak zayn, apa kabar kak?” Tanya tia “Baik kok, kamu kelas berapa sih ? kok manggil kita kakak?” Tanya zayn wajah niall mulai gajelas bentuknya saat melihat mereka berbincang “Aku? Aku kelas 11 kak..” jawabnya “pantas saja, kau memanggil kami kak wkwkwk…” zayn terkekeh “ehh pesan minum dulu gih! Sama makanannya…” zayn menyuruh Tia untuk memesan makanannya “iya kak..” tia mengiyakan, sejak tadi Niall hanya diam sesekali terkekeh dan berbicara beberapa patah kata. Niall melihat mereka bersama berbicara dan berbincang, saling berpose dan sebagainya. Tapi Niall, tak menunjukkan kesedihannya, melainkan dia mengeluarkan senyumannya yang manis dan khas sesekali ia tertawa lepas karena ulah zayn dalam berpose. Mereka hanya 2 jam disana, karena tia tak boleh lama-lama dengan Momnya “Eh kak aku balik dulu yah… nanti mom nyariin HEHE…” katanya pada Niall “eh yaudah iya, hati-hati ya…” jawab niall “eh yall… kita balik juga deh yuk ah…” ajak zayn “sip gue bayar dulu…” ujar niall, zayn dan Tia keluar duluan kedepan tempat parker saat niall keluar niall celingukan kemana itu si Tia “tia nya mana zayn?” Tanya Niall “udah balikk tadi dia titip salam buat elo…” kata zayn, niall hanya tersenyum dan masuk kedalam mobil dan melakukan perjalanan pulang~~
Tia POV
Arrived at home, lelah banget hari ini kak zayn. Dia lucu banget ya, gak nyangka deh dia baik banget ama aku. Hihihi dia juga tadi sempet muji aku cantik, manis dan lucu. Dia juga sempet bilang dia suka cewe kaya aku, mungkin gak sih dia suka sama aku? Aku juga kayanya respect ama dia dia baik banget lucu lagi. HEHE tapi tadi, kenapa kak Niall diam aja ya? Apa dia jealous ? tapi apa iya? Dia respect ama aku? HAHAHA kak Niall kan jauh lebih baik daripada aku, mana mungkin dia suka sama aku? HHHHH sudah lah daripada aku menghayal terus lebih baik aku tidur, capek bangettt tau gakkk.
Niall POV
Arrived at home, capek banget hari ini. Aku pun masuk ke kamar dan membuka pakaian ku dan mengenakan boxer merah ku dan terbaring diatas tempat tidur. Aku memikirkan tawa Tia saat bersama zayn tadi, pose mereka yang sangat mesra. Oh god, aku sakit tetapi aku aku harus mengikhlaskannya jika Tia memang respect bersama zayn. Besok aku harus menyanyi dan merekam suara ku sendiri, sungguh besok hari libur yang sangat melelahkan. Aku pun tertidur diatas ranjangku.
***
Niall POV
Pagi, yang cerah aku sudah mandi dan sarapan ditambah lagi wangi tubuhku yang sewangi artis korea wkwkwk. Aku sarapan dan dirumah sudah ada Mom “mom pulang jam berapa? Maaf aku ketiduran, jadi gabisa bukain pintu buat mom..” aku pun memeluk mom dari belakang. “gapapa. Mom pulang kemaren jam berapa ya? Kalau tidak salah pukul 10.00 kamu habis darimana sih?” Tanya mom “aku tertidur, aku habis pergi bersama zayn dan tia, kawanku…” kata ku aku pun duduk dan memakan sepotong roti yang mom siapkan. “Umm,,, lain kali jangan kelelahan ya sayang..” ujar mom. Aku hanya mengangkat alis ku dan melanutkan makanku. Usai sarapan aku berangkat membawa laptop,DVD kosong,dan gitarku menuju studio. ----- sesampainya disana aku melihat Liam dan kang caraka “pagi kang,Liam…” sapaku pada mereka “Pagi yall, mari yall… sini yall…” ajak Liam “yup, kemana anak-anak?” Tanya ku “Umm bentar lagi yall, pada lagi otw katanya…” jawab liam,aku pun mengambil posisi dan duduk diatas sofa “hei kang, kabarnya gimana kang?” Tanya ku “baik den, aden sendiri baik?” Tanya nya balik “sangat baik HEHEE><…” aku terkekeh dan duduk kembali disofa wajah tampan ku aku tekuk selecek mungkin kejadian kemarin membuatku bĂȘte sekali, entah kenapa harus zayn.. kenapa gak pria lain aja, yang tak ku kenal._. tak lama zayn dan Louis datang “pagi semua,,…” sapa zayn “Pagi…” jawab kami. Zayn pun menarik lenganku dan wajahnya tampak bahagia sekali “ada apa zayn?” Tanya ku “tau gak lo yall? Semalem, gue mimpiin Tia… subhanallah banget gak dia jadi pacar gue yall..” kisahnya “HAHAH… bagus dah zayn, mudah-mudahan jadi kenyataan ya…” jawab gue “Amiiinn bangett yall…” jawabnya. Ya Tuhan, zayn kamu gak ngertiin aku banget sih, sakit zayn hati ku. Tak lama Harry datang dan selama 1 hari kami penuhi hari dengan menyanyikan 1 album TAKE ME HOME, esoknya kami menyanyikan lagi 1 album UP ALL NIGHT. Usai itu, aku sibuk memasukkan rekaman kedalam laptop ku dan 3 hari sesudahnya kami berpose di rumah Louis untuk berpose bersama ayahnya, sudah dapat 30 foto yiipiii kami bisa memasukan semua lagu kedalam DVD dalam 1 minggu itu semua sudah selesai Hhhhh sudah 2 minggu kami beraktifitas ini, cukup lelah namun tak apalah. Poster oleh zayn udah selesai tinggal ditempel album real udah terealis 100 kaset DVD tinggal dilelang usai pertunjukkan nanti.
Tia POV
Udah 2 minggu kak zayn sama kak niall gak nelpon atau sms aku, kangen deh dari kemaren mau nelpon tapi takut ganggu. Kak gue kangen ama lo kak… HHHH denger gasih mereka pemirsahhh ? kayanya enggak yah!! Tak lama HP ku berdering eh ternyata telepon dari si Anita “Ehhhh ti, One Direction bakalan ada pertunjukkan kompetisi gitu 2 hari lagi lo dateng ga?” Tanya nya “berapa ticketnya?” Tanya aku balik “Ummm gak mahal Cuma 25.000 ada lelangan kaset realis-annya juga loh ada 100 kaset real nya juga, lo mau beli gakkk?” Tanya anita “ehhh benerann? Gue mauuu banget ta…” kata ku dengan semangat “yaudah besok lo bawa uang tiketnya kegue, lelangannya disana harga awalnya 200.000 lo mau beli tapi nanti pake tawar-tawaran gitu…” kata Anita “Umm iya-iya,…” jawab ku. Aku pun menelpon ayahku yang berada di Singapore untuk mengirimkan uang 1.000.000 untukku, karena aku pengen bangett denger suara kak zayn dan niall wkwkw.. aku tergila loh oleh mereka.


Niall POV
Aku mengcopy kaset satu lagi untuk tia, aku sengaja memberikan padanya agar ia tahu aku sangat mencintainya. Aku sangat tergila padanya,. Aku rasa aku merindukannya, dan aku pun menelponnya
Aku : Tia
Tia : Kka… ada apa? Kenapa suara kakak seperti sedih?
Aku : Aku merindukanmu, aku ingin kita bertemu berdua saja. Aku akan memberikan sesuatu padamu, aku akan menjemputmu. Kirim alamat mu lewat BBM ya…
Tia : Iya kak…
Aku pun segera berangkat menuju rumah Tia, yang ia udah BBM kan kepadaku “Kak niall…” panggilnya “Come’on…” jawabku, dia pun naik dan duduk dibelakangku. ----- sesampainya pada tujuan aku mengajaknya duduk dan aku mengeluarkan kaset TAKE ME HOME dan UP ALL NIGHT “aku tahu, kau sangat menginginkan ini untuk mendengar suara zayn…” kataku padanya “Kakk… aku memang menginginkannya tapi aku besok akan membelinya…” jawabnya “tidak… ini kenang-kenangan dari ku untukmu,… ya aku ingin mengakui sesuatu padamu…” tanganku memegangnya dan membiarkannya menatap mata ku yang biru dan merah oleh tangisan ku tadi saat menelponnya “apa ka?” Tanya nya membalas genggamanku “mencintai mu itu sudah terjadi saat awal kita YM-an, aku aku menyukai mu….” Aku mengungkapkannya dengantangisan “lalu, kenapa kau tak mengatakannya padaku?” Tanya nya “aku tak tega, karena zayn mencintaimu juga …” jawabku “zayn? Kak zayn? Mencintaiku?” dia terkejut saat mendengarkan ku dia merasa tak percaya “iiyaahh kamu tak percaya terhadapku?” aku berdiri bertolak pinggang, “Kak…” dia memanggilku, dan dia memelukku dari belakang, aku menghadapnya dan memeluknya sambil menangis “Kak… aku, aku gak tau aku harus milih kakak atau kak zayn,,,” ujar nya “Umm iya aku mengerti, aku hanya ingin kamu tau aja perasaan aku…” kata ku. Usai itu kami makan dan berpose bersama, aku bisa nyaman dengannya meski ia lebih muda dari ku tetapi ia bisa menjadi penasehat bagiku. Usai itu kami pulang dan aku mengantarnya pulang kerumahnya.
Tia POV
Saat aku sedang bahagia Karena akan membeli DVD take me home dan up all night, Hp Ku berdering dan rupanya dari kak Niall. Dia merindukan ku dan dia mengatakkan dia ingin bertemu denganku. Dia menjemputku dirumah, sesampainya disana ia mengaku ia mencintaiku, hal itu membuat ku terkejut yang palingg menggetarkan adalah dia selama ini tak mengatakan karena zayn juga menyukaiku. Aku tak bisa memilih diantara mereka aku tahu, mereka berdua top banget buat aku. Tetapi tetap saja aku tak bisa memilihnya. Aku membuat kak niall hangat olehku dan kesalahanku aku memeluknya dan ia membalasnya, usai itu kami makan dan berpose bersama. Kak Niall ternyata jauh lebih asik daripada kak zayn, ia bisa menjadi kakak, adik bahkan orangtua bagiku.
3 HARI KEMUDIAN.
Niall POV
Yupp hari ini adalah hari yang sangat mendebarkan aku berangkat menuju studio tempat acara dimulai, disana aku berpakaian dan memake-up wajahku. Saat aku keluar kearah pintu masuk aku melihat zayn memberikan poster ke Tia,Tia melambaikan tangan kearahku aku hanya tersenyum perih dan aku pun melanjutkan make-up ku Mom sudah ada diluar menyuportku agar aku menang, beberapa kawan sekolahku juga menyuport-ku ada yang mengenakan kaos One Direction dan ada juga yang membuat poster sendiri One Direction wkwkw lucu ya mereka._. oke sip aku adalah peserta nomor 3. Aku dan teman-teman berdoa agar kami menang dalam kompetisi ini “Guys,.. kesempatan tak datang 2x jadi kita harus memanfaatkan kesempatan ini dengan baik…” ujar harry “benar banget tuh kata harry…” Louis setuju kami ber3 hanya dapat mengangguk “Oke peserta nomor 1 sudah selesai tampil mari kita berdoa… berdoaa mulai…” kata zayn dan kami pun bertos dan mengatakan “One band,One heart and its ONE DIRECTION…” teriak kami semangat. Kami pun memperkenalkan diri kami masing-masing wahhh aku melihat dibarisan depan ada Om Ray,Mom dan Tia ia didepan bersama Mom memeluk mom pula ada apa dengan mereka? “SEMANGAT NIALL….” Teriak Mom “I LOVE YOU NIALL….” Om Ray tak kalah oke ini saat nya kami bernyanyi
They Don’t Know about us

people say we shouldn’t be together
We're too young to know about forever
But I say they don’t know what they talk talk talkin’ about

Cause this love is only getting stronger
So I don’t wanna wait any longer
I just wanna tell the world that you're mine girlll
Ohh

They don’t know about the things we do
They don’t know about the I love you’s
But I bet you if they only knew
They will just be jealous of us
They don’t know about the up all night’s
They don’t know I've waited all my life
Just to find a love that feels this right

Baby they don’t know about
They don’t know about us

Just one touch and I was a believer
Every day it gets a little sweeter
It’s getting better
Keeps getting better all the time girl

They don’t know about the things we do
They don’t know about the I love you’s
But I bet you if they only knew
They will just be jealous of us
They don’t know about the up all night’s
They don’t know I've waited all my life
Just to find a love that feels this right

Baby they don’t know about
They don’t know about us

They don’t know how special you are
They don’t know what you’ve done to my heart
They can say anything they want
Cause they don’t know about us

They don’t know what we do best
That’s between me and you our little secret

But I wanna tell em
I wanna tell the world that you're mine girl

They don’t know about the things we do
They don’t know about the I love you’s
But I bet you if they only knew
They will just be jealous of us
They don’t know about the up all night’s
They don’t know I've waited all my life
Just to find a love that feels this right

Baby they don’t know about
They don’t know about us

They don’t know about the things we do
They don’t know about the I love you’s
But I bet you if they only knew
They will just be jealous of us
They don’t know about the up all night’s
They don’t know I've waited all my life
Just to find a love that feels this right

Baby they don’t know about
They don’t know about us

They don’t know about us
They don’t know about us
Huahhh finishhhh pertunjukkan kami diakhiri dengan banyaknya tepuk tangan dari para penonton, sehabis kami hormat pada juri seketika bayangan ku kabur kepala ku pusing dan BUUUKK. *GELAP*
Tia POV
Yihhiii hari ini aku akan melihat pertunjukkan One Direction, aku udah berangkat sejak pukul 9 didepan aku melihat kak zayn dia berlari kearahku dan memberikan poster untukku, saat kami sedang berbicara kak niall lewat aku melambaikan tangan ku pada nya, tetapi ia malah senyum padaku. Aku mengerti ia pasti jealous melihatku dengan kak zayn. Lalu tak lama kak zayn meninggalkan ku, aku bertemu dengan seorang tante yang aku lupa namanya “Tante?” Tanya ku “Eh kamu, apa kabar Rha…” tanya nya “baik tante, mana si James?” Tanya ku padanya “James? Dia nanti tampil…” kata tante “Ha? Boyband juga?” Tanya ku “Iya, namanya One Direction, HEHE><” jawab tante “Hah? Emang ada ya yang namanya JAMES? Perasaan aku gak ada deh tante,..” kataku “Nyehh dia kan sekarang namanya Niall James Horan, bukan James aja dulu kan tante panggil james karena dia susah menyebut Niall Hehehe…” lanjut tante “HAH? NIALL?” aku terkejut bukan main, jadi lelaki yang menciumku saat ulang tahunnya adalah Niall James Horan, dia ? APa iya? Jadi dia adalah si Pangeran kodok yang dulu pernah berjanji akan menikahi ku nanti? Apa iya “Kenapa kaget?” Tanya tante “ennggak tante… tante duduk nya sama aku ya…” kataku “iya sayang.. ayo.” Saat kami melihat Kak Niall tampil, sangat keren om Ray om nya kak Niall berseru kami bertiga supporter paling keren deh buat One direction. Saat mereka memberikan hormat dengan menunduk tiba-tiba kak Niall jatoh dan langsung dilarikan kerumah sakit, selama 1 jam ia tak siuman sampai “Dokk gimana keadaan Niall?” Tanya momnya khawatir “ibu sudah tau kan, Niall mengidap penyakit kanker otak? Kenapa harus disuruh kecapean? Dia kritis bu…” kata dokter, Tante kaget bukan main hingga ia terjatuh dan menangis om ray berusaha menyamankannya, aku. Aku meninggalkan tante dan om ray aku terkejut oleh keadaan kak niall dia, yang selalu semangat dan tersenyum kini harus sakit dan menghadapi mautnya. Entah apa yang sebenarnya terjadi pada Niall, ia ia begitu memikirkan perasaan oranglain. Ia tak pernah memikirkan kesehatannya. Tak lama aku masuk kembali dan aku sudah melihat The Boys disana “hei,.,, mana zayn?” Tanya ku pada mereka “zayn? Ia kecelakaan saat kami menuju kemari, ia terlihat sangat sedih mendengar Niall sakit Kanker, ia meyepeed mobilnya dengan sangat cepat sehingga kehilangan kendali.” Jelas harry, ya Tuhan tadi Niall sekarang Zayn mengapa 2 orang lelaki yang aku sayang harus menghadapi cobaaan? Mengapa ?. kami beramai-ramai menunggu siuman zayn dan niall, kecuali Harry, ia harus ditempat acara tadi untuk acara kemenangan. Aku pun masuk keruangan Niall, ku melihat Nandos ku pangeran kodok-ku terkulai lemah diatas pembaringan pasien. “Niall…” aku memanggilnya, dan ia meresponnya matanya terbuka aku bahagia, kuhapus airmataku ku panggil keluarganya “TANTE… BOYS NIALL SIUMAN…” ujarku momnya berlari dan menghampiri Niall “mom… kenapa iyall disini?” Tanya nya “Iyall sakit, iyall tadi pingsan..” kata mom “Ohiya yall. Kamu ingat dia? Ia Rha, teman kecilmu yang pernah menciummu dan dicium oleh mu saat kau berulang tahun mom menyimpan fotonya di album merah mu…” kata mom, Niall tersenyum “Kau….” Dia menunjuk kearah ku, aku tersenyum “Niall…. Zayn sakit ia kecelakaan saat ia hendak kemari karena terkejut oleh keadaanmu…” kataku, Niall bangkit dan melihat papan nama pasien, terlihat nama penyakitnya adalah KANKER OTAK, niall tersenyum tak lama Harry datang mendorong zayn dikursi roda mata zayn tertutup oleh bungkusan dan Harry memberikan Informasi “NIALL,ZAYN,LIAM,LOU dengar aku… ya KITA ONE DIRECTION MEMPEROLEH KEMENANGAN kita juara 1 dan kita mendapatkan ticket ke London untuk konser dan membuat video klip..” ujar harry mereka pun berpelukkan dan tampak terlihat kebahagiaan. Seketika semua hening dan zayn berkata “tetap saja, aku tak dapat melihat keindahan wajah fansku..” ujar zayn sambil menangis “kau tak separah aku yang tak akan pernah bisa hidup kembali…” niall menghela nafas panjang, seketika aku memeluk niall dan mengatakan “yakinlah kau akan tetap hidup, untuk FANS MU yall…” ujar ku aku mendekati zayn dan mengecup pipinya, “jangan menangis kak… aku yakin Fans mu akan lebih indah melihat dan mendengarmu zayn…” ujarku. Aku memeluk mereka dan menangis bersama mereka.
Niall POV
Saat aku terbangun aku melihat Tia menangis, dia menangis sambil memanggil om ray dan momku, aku bertanya dimana aku sekarang mom mengatakan aku ada dirumah sakit. Aku ingat tadi aku sempat terpingsan usai tampil. Mom juga menceritakan bahwa tia adalah Rha, sahabat kecilku oh my god dia dia adalah belahan jiwaku saat aku kecil dia pernah sakit kekurangan darah, darah ku telah menyusup masuk kenadinya dan berdenyut sampai saat ini. Zayn, dia buta karena aku.. Tia memelukku saat aku menangis dan berkata tak dapat hidup kembali. Aku melihat kemesraan zayn bersama Tia. Aku, umurku sudah tak lama lagi buat apa aku mendapatkan Tia kalau Tia bisa mendapatkan zayn?
seketika suasana sepi, Tia dan The boys udah pulang, tinggal aku dan mom “mom… aku sudah tak dapat hidup kembali.. izinkan aku mendonorkan mataku untuk zayn mom, jika aku sudah mati nanti…” kataku, mom menangis dan berkata “Iya sayang, iya mom menuruti kata-katamu, tapi mom tak ingin kau mati sayang…” ujar mom “mom aku tak kuat…” kata ku, mom keluar dan menangis diluar aku ditinggal sendiri dikamar aku ambil kertas putih lalu tinta hitam adalah pilihan bagiku, aku tuliskan surat untuk ZAYN DAN TIA
Zayn, aku titip bola mataku padamu. Aku titip tia padamu, sejujurnya aku sangatt mencintainya, namun aku sadar aku tak baik baginya umurku sudahlah tak lama lagi. Aku ingin menitipkan The Boys juga padamu, aku ingin kalian tetap solid. Dan soal Tia, nikahi dia saat umurnya beranjak 23tahun itu untuk membayar hutangku saat aku kecil dahulu, Tia tahu itu. Terimakasih untuk segalanya aku dan tuhan akan selalu menunggu kalian disini
Niall
Tia, ku titip zayn padamu Mom padamu. Aku yakin kau sangat menyayangi zayn, biarpun aku tak lagi ada disisimu percayalah bola mataku akan selalu terbuka untukmu. Karena bola mataku ada dizayn, zayn kekasihmu nanti. Dan menikahlah dengannya saat kau berusia 23tahun seperti janjiku padamu yang dulu. Terimakasih atas segalanya. Aku dan tuhan menyayangimu. Tia, THEY DON’T KNOW ABOUT US ABOUT MY LOVE AND YOUR LOVE.
Niall
Aku menitipkannya pada mom saat mom kembali masuk “Mom… sudah dituliskan pada dokter mengenai donor mataku?” Tanya ku “sudah sayang,…” “Mom berikan yang ini pada zayn dan yang ini pada Tia. Mom aku sudah tak bisa lama lagi bersama mom, aku harus meninggalkan mom…” dadaku tersesak tak lama The Boys datang termasuk Tia, menahan ku agar aku tak mati. Tetapi Tuhan telah memanggilku, aku pun MATI.
Tia POV
Saat aku pulang aku ceritakan pada Momku, aku cepat kembali kerumah sakit. Aku dan The boys menuju ruangan Niall dirawat saat kami datang Niall tengah bertarung dengan maut, aku dan ibunya menahannya agar tak pergi, tapi Tuhan berkata lain. Ia pergi dalam keadaan tenang, The Boys Menangis Liam membisikkan pada zayn bahwa Niall telah tiada zayn menyuruhku untuk mendekatkannya pada Niall, dia memegang wajah niall dan berkata “WHY YOURE GONE? WHY NIALL?” zayn terisak ia amat terpukul tentang Niall yang telah tiada,. Esoknya Niall disemayamkan sementara zayn sedang dioperasi oleh donor mata Niall. Aku menangis di pemakaman aku berkata pada Niall “KAK, AKU JUGA SAYANG SAMA KAKA… TAPI SEMUA TELAT KAK AKU YANG SALAH…” kataku, aku tau semua tiada guna disesali. Usai pemakaman aku pun kembali kerumah dan mengganti pakaianku, dan lekas pergi kerumah sakit, menunggu zayn yang tinggal siuman. “Ok, sekarang aku buka perabannya ya,…” kata dokter, zayn hanya mengangguk aku dan The Boys penasaran tentang bagaimana mata zayn sebenarnya, disana juga ada Uminya zayn “Ok, sekarang buka mata anda perlahan ya…” ujar dokter, lagi-lagi zayn mengangguk dan dia dapat melihat lagi “YEY AKU DAPAT MELIHAT…” dia bahagia dan memeluk uminya dan juga aku “zayn selamat yah!” kataku “siapa pendonornya?” Tanya nya “NIALL…” jawab kami bersamaan “HAH? NIALL? MATANYA NIALL?” Tanya zayn “Iya itu mata putraku Niall, ia juga memberikan surat ini untuk kalian… ia ingin kalian bahagia…” tiba-tiba Momnya niall datang dan berada didekat kami , aku dan zayn membaca surat itu dan akhirnya kami tahu dan sama-sama mengerti kalau ia memberikan mata nya untuk zayn dan membiarkan aku dengan zayn agar aku bisa melihat matanya setiap saat. “THANKYOU NIALL,,,” zayn menangis, esoknya kami pergi ke tempat pemakaman Niall sepanjang perjalanan kami mendengarkan lagu They Don’t know about us, Niall bilang THEY DON’T KNOW ABOUT US, MY LOVE AND YOUR LOVE.
-          THE END -