The Voice of The
heart
Aku lelah berfikir tentangmu, tawamu senyummu dan tatapanmu tatapan
yang kupikir tak akan lenyap dalam ingatanku meski terkadang itu dapat
menggores jiwa dan hatiku.
Malam yang gelap,hening adalah waktu saat aku mulai mengingatmu, mengingatmu
yang pernah membuatku bahagia mengingatmu yang pernah ada dalam benakku
mengingatmu yang menyakitiku.
Memang sakit untukku, memang lelah bagiku, tapi ini ku lakoni karena
aku masih menyayangimu belum bisa lepas darimu jujur aku masih ingin menanyakan
padamu ‘apakah kau pernah menyayangiku?’ namun semua tampak percuma akan hanya
ada kekecewaan dan sakit yang kurasakan saat aku mendengar jawaban yang sangat
perih darimu.
Peluh ku selalu menetes dipipi, bulir permata ku turun deras dan
lebat apa kau tahu itu ? tidak kau hanya
focus terhadap apa yang kau punya, tak pernah sedikitpun menorehkan kasih
sayang ke hatiku menanamkan atau memberikannya padaku.
Berkali ku hapus peluh kisah ku perih memang namun tetap ku lakoni
untukmu just you for you cause I love you just you no more and its true.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar